Friday, April 27, 2007

Anak Negeri

Pulang Sekolah : Jauh perjalanan menuju rumah dari sekolah yang kurang lebih tiga kilometer mereka berjalan di bawah terik matahari namun penuh keceriaan bahagia sembil membicaralakan pelajaran di sekolahnya. Jambi (21/11/06). Photo by Fachry Latief

Thursday, April 26, 2007

Kontemplasi

Keheningan dalam kesendirian di rumah Tuhan berdialog dari hati ke hati dengan duduk sejenak memberikan ribuan langkah untuk selalu bergerak bagaikan singa di siang hari. Seseorang yang seusai sholat di mesjid At Tin Taman Mini Indonesia, Jakarta. (Photo by Fachry Latief)

Pegolf Profesional Indonesia

Pegolf wanita muda : Tami dengan lincahnya menghempaskan bola yang terarah di Lapangan Golf Pantai Indah Kapuk. (Photo by Fachry Latief)

Impian Berpacu

Berpacu : Seorang anak yang tak mampu mengendarai sepeda orang dewasa namun ingin mengendarai sepeda itu. Begitulah caranya untuk melajunya di Lampung,2006 (Photo by Fachry Latief)

Cak Nur

Wafatnya Cak Nur: Seorang guru bangsa Prof. DR. Nurcholish Madjid MA,yang menjadi pembaharu dalam pemikiran agama dan kebangsaan, mengkahiri usianya pada 29 Agustus 2005 pada pengabdian hidupnya yang tak lepas menjadikan sebagai tokoh kontroversi intelektualitasnya dalam dinamika keagamaan. Senin(29/08/05) Universitas Paramadina, Jakarta.(Photo by Fachry Latief)

Demonstran






Anti Soeharto-Seorang demonstran menunduk sementara rekan-rekanya melarikan diri dan beberapa polisi memukulinya hingga tak lagi berdaya tuk berdiri hingga terkapar di tengah jalan saat protes anti Soeharto di sidang pengadilan mantan Presiden Soeharto di Departemen Pertanian Pasar Minggu, Jakarta, September 2000 ( Photo by Fachry latief)

Thursday, April 19, 2007

Jakarta Humanipolitan

Malam Jakarta : Bagaimana indahnya metropolitan sebagai kota impian yang menawarkan segala kemegahannya laksana magnit bagi masyarkat urban di indonesia untuk datang ke Jakarta. Inilah sebagian dari suasana malam tepat di hotel Grand Hyatt di Bundaran Hotel Indonesia.(Photo by Fachry Latief)

Saturday, March 17, 2007

Taufik Ismail

Pembacaan Puisi : Keluh, haru dan pekik ungkapkan kumpulan kata-kata yang bergulir dalam puisi ketika dibacakan oleh Taufik Ismail dalam rangka 60 Tahun Indonesia Merdeka di Gedung Arsip Nasional Jakarta (20/05/07) yang di hadiri oleh para tokoh masyarakat, pengusaha dan politikus.(Photo by Fachry Latief)

Mereka Berdo'a

Do'a untuk Cak Nur: Tua muda, miskin kaya, rakyat pejabat semua berdoa. Entah apa yang menjadi pujian dan harapan. Namun terlepas dari semua itu mereka meyakini ada sesuatu selain di balik dirinya yang berkuasa. Presiden Republik Indonesa Soesilo Bambang Yodhoyono dan Wakil Presiden Yusuf Kalla sedang mendo'akan wafatnya Nurcholish Madjid seusai sholat jenazah di Jakarta. (Photo by Fachry Latief, Jakarta, 20050829)

Ibukota Banjir

Jakarta Banjir : "Biarkan segalanya mengalir seperti air", ternyata air yang mengalir ke sebagian Jakarta tidak dapat dibiarkan begitu saja. Inilah salah seorang penduduk Jakarta di daerah Bukit Duri, Kampung Melayu, Jakarta Selatan(15/02/2007). Banjirnya hingga sepinggang orang dewasa. Bencana banjir inipun tak hanya sebatas kerugian materi perekonomian namun juga secara sosial serta fisikis banyak diderita akibat banjir ini. (Photo by Fachry latief)

Tuesday, December 26, 2006

Gempa Nias

Anak-anak Gempa Nias: Saksikanlah mereka menjerit, saksikanlah mereka terbirit-birit, haruskah mereka larut dalam keputusasaan?. Meski merintih tangis. Jangan biarkan mereka menyalahkan realitas yang ada. Mereka butuh kita, mereka ternganga, mereka trauma. Dua anak penduduk Nias yg berfoto di balik rumahnya yang hancur karena gempa. (Photo by Fachry Latief)

Saturday, December 23, 2006

Pekerja Kebersihan

Dua Sisi : - Ada hitam ada putih, ada bersih ada kotor. Bagaimana pemandangan indah enak dipandang tapi ada juga dibalik keindahan itu yang tak sedap. Manusia-manusia ini mencoba menghilangkan kekotoran dari hari ke hari. Dari detik ke detik membersihkan kotoran agar nampak bersih dan indahnya isi bumi. (Photo by Fachry Latief)

Jakarta Keras Bung..

Mutiara Di limbah : Menyatu dengan limbah hitam kenyal sekali-kali harus menyelam meraup pasir sedalam satu meter aliran sungai ciliwung di pinggiran kota Jakarta tepatnya pembuangan limbah jalan Rasuna Said. Adakah cincin, emas, berlian atau mutiara yang dicarinya. Bermodalkan niat dan semangat untuk berjuang pertahankan kehidupannya agar waktu ini tak berhenti bagi perjalanannya. (Photo by Fachry Latief)

Pasar Ikan

Nelayan : Adzan subuh mereka menepi ke darat turunkan hasil semalam dari menebar jala menggengam hamparan ikan untuk sekedar mempertahankan agar tetap ada. Dinginnya malam di bawah bulan, goyangan ombak yang keras menghempaskan kemana semua ini melintang, di pasrahkan semua ini pada derunya ambak. Ikan-ikan itu pun menjadi nikmat bagi mereka. (Photo by Fachry Latief)

Friday, December 22, 2006

kaum Urban


Kaum Urban Yang Terhempas :-Salah seorang ibu dan anaknya yang menikmati kasur robeknya di taman kota Jakarta depan Mall Taman Anggrek Slipi, Tomang, Jakarta (10/12/2005). (Photo by Fachry Latief)

Terlelap di atas Tanah

Tidur di pinggir sungai: Dunia- Seorang tukang sayur dengan sepedanya yang letih tertidur di pinggir kali dengan di temani bebek-bebek depan Hotel Shangrilla Jakarta (10/12/2004). (Photo by Fachry Latief)